Aku Menangis Karena Lupa

 

Waktu yang kau beri sudah aku matikan

Aku cabut ia dari perputarannya

Aku lempar jauh-jauh ke ruang hampa

Aku telan mentah-mentah

Aku injak kepingan-kepingannya

dan AKU MENANGIS

Aku menangis karena lupa

Untuk ikut membuang cintamu

Yang sampai saat ini tetap jadi sisa

Dan menyesaki kelopak mataku

Membunuh aliran pikiranku

Mencabut separuh nyawaku

Menutup kesadaranku

aku MENYESAL

Published by dydy

a student at High School of Islamic Philosophy - SADRA a member of SPS, a pres institute a member of LAFAS, a research institute of Philosophy and Mysticism

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: